WAHANA BERMAIN RINTANG PANJAT TALI SEBAGAI SARANA PENINGKATAN KERJA SAMA ANAK DI TAMAN MEKARSARI, BOYOLALI
Abstract
Anak-anak usia dini seringkali mengalami fase di mana bermain menjadi aktivitas yang dilakukan secara konsisten. Dalam rangka memfasilitasi kegiatan bermain anak-anak, penting untuk menyediakan taman bermain sebagai lingkungan yang dapat memfasilitasi interaksi dan partisipasi anak-anak. Taman bermain merupakan suatu entitas yang menyediakan kesempatan untuk bermain, belajar, beristirahat, dan berinteraksi, yang memainkan peran penting sebagai ruang pendidikan yang mendukung perkembangan fisik, kognitif, sosial, dan karakteristik anak-anak. Dalam konteks ini, Pengabdian dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kerjasama antar anak-anak selama bermain. Metode Pengabdian melibatkan desain wahana bermain rintang panjat tali di Taman Mekarsari, Desa Kaligentong, Kecamatan Gladagsari, Kabupaten Boyolali. Wahana bermain rintang panjat tali diidentifikasi sebagai sumber daya yang berharga untuk memfasilitasi perkembangan keterampilan motorik anak usia prasekolah. Penerapan wahana bermain rintang panjat tali dalam konteks taman bermain dianggap sebagai sarana yang efektif untuk meningkatkan keterampilan fisik dan perkembangan anak-anak dengan cara yang menarik dan berinteraksi. Diharapkan hasil Pengabdian ini akan memberikan kontribusi yang signifikan untuk pengembangan lebih lanjut wahana bermain yang mendukung perkembangan holistik anak-anak.
References
Swastiani, S. Y., Kohdrata, N., & Astawa, I. N. G. (2022). Desain Taman Bermain Anak Berbasis Daya Kembang Kognitif Anak di Taman Kota Sewaka Dharma. Jurnal Arsitektur Lansekap, 8(2).
Irhamna, S. A. (2017). Dampak Pengembangan Pariwisata Terhadap Perekonomian Masyarakat Sekitar Objek Wisata di Dieng Kabupaten Wonosobo. Economics Development Analysis Journal, 6, 320–328.
Lenggogini, S. (2017). Memahami Selera Wisata Milenial. Diambil dari https://travel.kompas.com/read/2017/12/18/193326627/memahami-selerawisatawan-milenial?page=all Wulandari,
D., Akbar, M., & Jannah, M. (2016). Aglomerasi UMKM Dengan Optimalisasi Tempat Wisata Dalam Pembangunan Desa Wisata Sebagai Peningkatan Perekonomian Masyarakat (Studi Kasus Di Kecamatan Sawahan Kabupaten Nganjuk). In Seminar Nasional Manajemen, Ekonomi, Akuntansi
Fadlillah, M. (2019). Buku ajar bermain & permainan anak usia dini. Prenada Media.
Rohmah, N. (2016). Bermain dan pemanfaatannya dalam perkembangan anak usia dini. Tarbawi: Jurnal Pendidikan Islam, 13(2).
Wijayanti, A. (2017). Analisis Dampak Pengembangan Desa Wisata Kembang Arum Terhadap Perekonomian Masyarakat Lokal. Tesis. Sarjana Wiyata Tamansiswa Yogyakarta.
Wiradiputra, F. A., & Brahmanto, E. (2016). Analisis Persepsi Wisatawan Mengenai Penurunan Kualitas Daya Tarik Wisata terhadap Minat Berkunjung. Jurnal Pariwisata, 3(2), 129– 137.






_1.png)



